Webinar Nasional UNTAG Semarang Soroti Bedah Plastik Modern dari Perspektif Bioetik

Semarang, 16 Agustus 2025 – Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang melalui Program Studi Hukum Program Doktor sukses menggelar Webinar Nasional Hukum Kesehatan Internasional 2025. Acara yang berlangsung secara daring ini mengangkat tema “Praktik Bedah Plastik Modern, Rekonstruksi, dan Estetika dalam Perspektif Bioetik Berkeadilan.”

Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara akademisi hukum, praktisi kesehatan, dan mahasiswa dalam melihat fenomena bedah plastik modern yang kian berkembang pesat. Tidak hanya soal estetika, praktik ini juga menyangkut rekonstruksi medis dan berbagai aspek hukum serta etika yang harus diperhatikan.

Dalam sambutannya, penyelenggara menekankan pentingnya sinergi antara ilmu hukum dan dunia medis. “Perkembangan teknologi kedokteran harus selalu berjalan seiring dengan regulasi hukum serta prinsip bioetik yang menjunjung tinggi keadilan,” ungkap salah satu pemateri.

Sepanjang sesi, narasumber banyak menyoroti tantangan hukum dalam praktik bedah plastik, seperti perlindungan hak pasien, standar keamanan medis, hingga potensi masalah hukum internasional ketika pasien mencari layanan kesehatan lintas negara.

Sesi diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Peserta aktif bertanya, mulai dari isu malpraktik, etika dalam tindakan estetika, hingga kebutuhan regulasi yang lebih jelas untuk menjamin perlindungan masyarakat.

Di akhir acara, moderator merangkum bahwa bioetik berkeadilan menjadi landasan penting dalam setiap praktik medis modern. Selain sebagai pedoman etika, bioetik juga menjadi pijakan bagi pembuat kebijakan hukum kesehatan di Indonesia.

Dengan terselenggaranya webinar ini, UNTAG Semarang berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu hukum, khususnya di bidang hukum kesehatan, sekaligus memperluas wawasan mahasiswa dan masyarakat tentang pentingnya etika dan keadilan dalam praktik kedokteran modern.

WhatsApp Icon Chat Admin